Kamis, 04 Januari 2018

Tren Teknologi Terbaru, Populer Dan Terbaik Yang Akan Datang Di Tahun 2018/2019

Perkembangan teknologi pastinya tidak akan pernah habis dan akan terus berkembang setiap waktu. Tentunya hal ini diiringi dengan sumber daya manusia yang bertambah maju dan terus up to date. Tidak hanya itu, persaingan antar produsen dan developer juga semakin sengit dan berlomba-lomba menciptakan sesuatu yang baru.

Tren Teknologi Yang akan datang

Di tahun 2016/2017 sudah banyak sekali teknologi yang diperkenalkan dari teknologi 4G untuk mendukung kecepatan internet berbagai smartphone, Windows 10 bagi pengguna sistem operasi windows, dan banyak masih banyak lainnya. Bahkan di Indonesia, berkembangnya teknologi sudah dirasakan oleh semua elemen dan kalangan, dari trendnya ojek online yang mengharuskan pengguna ojek menggunakan aplikasi smartphone untuk memesan hingga maraknya e-commerce yang dibuat untuk kemudahan dalam berbelanja.
Kemajuan teknologi tidak akan berhenti, Di tahun 2018/2019 sudah disiapkan beberapa teknologi yang akan dirilis dari uprgrade system teknologi yang sudah ada hingga teknologi yang benar-benar baru dan belum ada yang menciptakan. Berikut ini tren teknologi terbaru, populer dan terbaik yang akan datang di tahun 2018/2019.

1. Earphone nirkabel (wireless)

Earphone nirkabel menjadi salah satu tren teknologi yang akan datang, Hal dikarenakan banyaknya vendor smartphone yang mulai menhapus fitur audio jack. Tidak hanya itu saja, earphone sudah banyak yang menggunakan meskipun belum wireless, hal ini sangat mendukung dalam penggunaan earphpne nirkabel nantinya. Salah satu keunggulan earphone wireless adalah bisa lebih aman dan nyaman di telinga bahkan bisa digunakan saat kita tidur. Kemampuan penerjemah bahasa juga diperkenalkan pastinya support bahasa Indonesia.

2. Iklan Virtual Reality

Iklan Virtual Reality merupakan tanda kemajuan dalam teknologi internet yang lebih cepat dan mendukung influencer untuk memberikan konten di berbagai platform media sosial. Dengan adanya influencer, promosi berbagai macam iklan sudah bisa diterapkan dan menyasar ke pengguna yang tepat tanpa harus memasang baliho dan reklame di jalan.
Iklan Virtual Reality memberikan tampilan iklan yang lebih realistis bahkan bisa menggantikan produk itu sendiri. Bahkan karena serba teknologi, konsumen terkadang sulit membedakan komunikasi antara manusa dan mesin (chatbot). Teknologi chatbox sangat berkembang dari tahun ke tahun, hampir 40% semua customer service khususnya untuk bisnis online menggunakan chatbox ( mesin robot ) dalam melayani konsumen sampai closing tanpa perlu tenaga manusia.
Disamping untuk kebutuhan bisnis, teknologi virtual reality memberikan kemudahan akses bagi pengguna untuk mencari foto-foto mereka dan mampu membangkitkan memori di masa lalu.

3. e-Commerce dan Drone

Seiring berkembangangnya Iklan Virtual Reality juga mendorong banyaknya e-Commerce yang akan datang. Dari promo yang lebih variatif dan teknologi chatbot sangat membantu para pelaku bisnis dalam menarik konsumen dan mengembangkan bisnisnya.
Untuk mendukung kegiatan e-Commerce agar lebih efektif lagi, di tahun 2018/2019 pastinya akan muncul teknologi baru yang digunakan, salah satunya teknologi drone. Teknologi Drone digunakan e-commerce untuk mengirimkan barang agar lebih cepat dan efisien tanpa bantuan tenaga manusia.
Salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia yaitu intel sudah melakukan berbagai ujicoba dan eksperimen dalam penggunaan drone. Salah satu yang bisa kalian lihat saat pembukaan hitung mundur di Asian Games di tugu monas kemarin. Ratusan drone terbang bersamaan tanpa ada yang tabrakan dan membentuk berbagai formasi yang ciamik, bahkan semua itu dilakukan hanya dengan pengaturan di komputer dengan bantuan 1-2 orang saja.
Tambahan :

Berikut ini beberapa tren teknologi tambahan yang akan menjadi tren tahun 2018/2019 , seperti Baterai Tahan lama dan perangkat yang mampu menyampaikan data interaksi berbasis cloud, Internet of Things (IoT) yang terhubung perangkat, dan ketersediaan jaringan cepat agar mendukung tren teknologi terbaru di tahun berikutnya.

Selasa, 02 Januari 2018

Cara Mudah Menghapus Postingan Facebook Hoax (Tidak Pantas) Dengan Fitur Tombol Snooze

Bermain sosial media tentunya sudah menjadi hobi dan kebiasaan generasi remaja dan dewasa saat ini. Tidak hanya remaja dan dewasa, bahkan media sosial sudah merambah ke anak-anak yang belum waktunya dan masih harus dibimbing orang tua.

Alasan utama facebook sangat disukai pengguna adalah fiturnya yang menarik seperti berbagi pos, berkomentar, mengirim pesan bahkan bisa digunakan untuk berbisnis. Menjalin pertemanan melalui dunia maya juga sangat mudah dilakukan di facebook, kita bisa melihat postingan teman dan bisa berkomentar didalamnya. Meskipun banyak postingan yang menarik, ada juga postingan yang mungkin bagi kalian kurang menyenangkan dan menyebalkan seperti postingan yang tidak etis, sara, menganggu kalian secara pribadi dll.

Salah satu platfrom media sosial terbesar di dunia Facebook baru-baru ini meluncurkan fitur baru yang bernama Snooze untuk membantu permasalahan postingan yang tidak pantas agar bisa terhapus dan tidak mengganggu pengguna. Berikut ini tutorial dan cara mudah menghapus postingan facebook hoax (tidak pantas) dengan fitur tombol snooze facebook.
Fungsi Dan Kinerja Tombol Snooze

Cara Mudah Menghapus Postingan Facebook Hoax

Mendengar kata “Snooze” mungkin terbesit di pikiran kalian dengan artinya dalam bahasa Indonesia yang berarti “Tidur sebentar”. Maksudnya dengan fitur Snooze, kalian bisa menghapus ( membuat tidur ) postingan hoax untuk beberapa batasan waktu tertentu dan selamanya.
Tombol Snooze berfungsi untuk menghapus akun teman yang sering memposting unggahan hoax, page, atau grup selama selama 24 jam, tujuh hari, atau 30 hari dan selamanya. Dengan begitu, kalian tidak akan bisa melihat unggahan apapun dari teman yang sudah dihapus di News Feed.
Karena ada batasan waktu, jadi ketika sudah melewati batas waktu otomatis unggahan hoax dari teman, grup maupun page yang sudah kita snooze muncul kembali dan terlihat di News Feed.
Fungsi Tombol Snooze memiliki kesamaan dengan tombol "Unfollow" atau "Hide". Perbedaanya terdapat di batasan waktu. Fitur tombol snooze menghapus postingan dengan batasan waktu selama 24 jam, tujuh hari, atau 30 hari tanpa menghapus pertemanan, sedangkan tombol "Unfollow" atau "Hide" menghapus postingan menyebalkan selamanya.

Fungsi Lain Tombol Snooze :

Mencegah dari konten yang tidak etis, SARA dl.
Mencegah terjadinya konflik pendapat di dunia maya.
Menghindari dari informasi-informasi hoax.
Dapat memberikan kesempatan bagi pelaku atau pembuat postingan agar bisa menggunakan media sosial dengan benar.
Memberikan kontrol lebih ke pengguna dalam menggunakan fitur news feed ( kabar berita )
Kabar berita lebih relevan sesuai keinginan pengguna

Tutorial Cara Menggunakan Snooze :

Seperti yang dilansir dari pengguna Facebook bernama Media by Dre yang pertama kali mengunggah dan memberikan informasi seputar snooze, untuk menggunakan fitur terbilang cukup mudah. Berikut ini langkah-langkahnya

1. Klik panah ke bawah yang ada disisi kanan atas postingan seseorang
2. Kemudian pilih opsi Snooze
3. Kemudian pilih opsi berapa lama kalian ingin mengapus, tersedia 3 pilihan yang dapat dipilih yaitu seharian, seminggu, sebulan, atau selamanya.

Informasi Tambahan Snooze :


Untuk saat ini fitur tombol snooze belum dapat digunakan oleh pengguna facebook secara merata dan belum bisa digunakan di aplikasi facebook via android, hanya beberapa akun facebook yang dapat menggunakan fitur ini, Hal ini dikarenakan Fitur Snooze masih dalam tahap ujicoba di Amerika Serikat pada September 2017. Kemungkinan, fitur ini akan segera bisa dinikmati seluruh pengguna di seluruh dunia.

itu saja artikel mengenai snooze. terutama di indonesia, banyak sekali berita hoax yang bermunculan untuk memanfaatkan kepentingan golongan tertentu. untuk itu sebagai warganet kita harus pintar-pintar memililah juga, berita-berita yang palsu dan asli karena di era digital sekarang ini sangat mudah untuk memalsukan sesuatu. tentunya kita harus sangat berhati-hati jangan mudah percaya dengan berita yang tidak jelas sumbernya.